Sistem informasi manajemen untuk pendidikan

1. sistem informasi sekolah informasi manajemen
Sistem adalah kumpulan elemen yang berinteraksi satu sama lain dan bekerja bersama untuk mencapai tujuan tertentu. Informasi adalah data yang telah diproses agar bermanfaat bagi pengguna. Oleh karena itu, sistem informasi manajemen dapat diartikan sebagai suatu sistem dimana informasi diambil untuk kepentingan manajemen.
2. Tujuan sistem manajemen informasi dalam pendidikan
Ada beberapa tujuan untuk menciptakan sistem informasi administrasi sekolah, termasuk:

a.) Untuk sekolah
Menyederhanakan pengelolaan data akademik dan non-akademik.
Memberikan laporan tentang kemajuan siswa di kelas.
Menawarkan laporan tentang kemajuan guru dalam kegiatan pembelajaran.
Jadilah panduan untuk peraturan sekolah.
Berfungsi sebagai alat komunikasi antara komunitas dan orang tua siswa tanpa batas waktu dan ruang.
Menjadi lingkungan periklanan yang memperkenalkan sekolah.
Perluas informasi / pengetahuan.
Untuk orang tua siswa
Memfasilitasi orang tua dalam memantau perkembangan anak (siswa) di sekolah.

b.) Untuk siswa
Memberikan para siswa sarana untuk melacak perkembangan akademik dan non-akademik.
Membantu siswa dalam mendapatkan informasi tentang topik yang ditawarkan di sekolah dan meningkatkan kinerja siswa melalui database topik dan pertanyaan praktis.
Membantu siswa mempersiapkan diri untuk jenjang pendidikan berikutnya,
Rencanakan karier Anda dan kembangkan keterampilan sosial berbasis informasi
dan pengetahuan mereka tentang diri mereka sendiri, sekolah, lingkungan kerja dan masyarakat.
3. Persyaratan dan ruang lingkup perencanaan sistem informasi manajemen sekolah
Ada beberapa faktor yang dapat menjadi prasyarat untuk keberhasilan sistem informasi manajemen sekolah, termasuk:
Ketersediaan
Informasi yang disediakan untuk pembuatan sistem informasi harus tersedia untuk pihak sekolah. Ini adalah hal mendasar dalam merancang sistem informasi.
Mudah dimengerti / dimengerti
Informasi yang tersedia dalam sistem harus dipahami oleh perancang sistem. Informasi yang terkandung adalah informasi tentang program rutin tugas-tugas sistem komputer dan keputusan yang benar.
Kepatuhan / relevan
Informasi dalam sistem harus dalam bentuk informasi yang memenuhi kebutuhan organisasi. Informasi ini dapat merujuk pada masalah, misi atau tujuan organisasi.
Kelengkapan / kelengkapan
Informasi yang komprehensif tidak berarti berapa banyak informasi yang ada dalam suatu sistem. Kelengkapan berarti bahwa informasi yang diminta cukup untuk memenuhi standar yang berlaku di organisasi menggunakan sistem informasi yang dimaksud. Ini memainkan peran penting dalam menciptakan sistem informasi fungsional bagi penggunanya.
Ketepatan waktu / sinkronisasi
Memberikan informasi yang memadai adalah penting untuk merancang sistem informasi. Informasi harus memenuhi persyaratan di atas sebelum dapat dianalisis untuk membuat sistem akhir.

Terorganisir / terkoordinasi
Sistem informasi yang dibuat harus terstruktur sehingga berfungsi dengan baik. Posisi sistem informasi manajemen ditentukan secara terpusat. Ini memastikan bahwa informasi dari bagian sistem yang tepat dapat digunakan.
Peningkatan produktivitas
Sistem manajemen informasi harus dapat meningkatkan produktivitas organisasi yang bersangkutan. Misalnya, sistem informasi manajemen sekolah menyediakan layanan untuk merekam data siswa. Ini memfasilitasi pengelolaan manajemen data dan juga mengurangi jumlah kesalahan pemrosesan data.
Sistem informasi manajemen sekolah mempunyai tujuan. Ini dilakukan untuk membuat batas yang jelas antara bagian-bagian sistem yang ada. Termasuk ruang lingkup standar untuk sistem informasi manajemen sekolah.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*